KUNINGAN - Babinsa Koramil 1501/Kuningan menghadiri kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus peresmian Masjid Al-Mas’ud yang berlangsung di Kelurahan Windusengkahan, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kuningan, unsur Kecamatan Kuningan, perangkat kelurahan, Ketua RT, para tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan keagamaan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi dan memperkuat sinergitas antara TNI dengan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kebersamaan dan kerukunan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Babinsa Peltu Edi Rosadi mengatakan, kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kedekatan TNI dengan masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan peresmian Masjid Al-Mas’ud ini. Kehadiran kami sebagai Babinsa merupakan wujud kebersamaan dan sinergitas TNI bersama masyarakat. Semoga masjid ini dapat menjadi tempat ibadah sekaligus pusat kegiatan positif yang membawa manfaat bagi warga, ” ujar Peltu Edi Rosadi.
Sementara itu, Danramil 1501/Kuningan Kapten Czi Arnan Mulyadi menegaskan bahwa komunikasi dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat perlu terus dibangun melalui berbagai kegiatan sosial, keagamaan, maupun kemasyarakatan.
“Sinergitas TNI dengan rakyat harus terus kita jaga dan perkuat. Kegiatan seperti ini menjadi sarana yang baik untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, serta menciptakan kebersamaan dan keharmonisan di tengah masyarakat. Kami berharap hubungan yang sudah terjalin dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, ” ungkap Kapten Czi Arnan Mulyadi.
Di tempat yang sama, Kepala Kecamatan Kuningan, Deni Hamdani, S.E., yang dikenal sebagai “Jenderal Santri”, menyampaikan apresiasinya atas kebersamaan seluruh unsur masyarakat dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang dan meneladani akhlak Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya menjadi momentum bagi kita semua untuk meneladani akhlak Rasulullah, terutama dalam membangun persaudaraan, menjaga kerukunan, dan memperkuat kepedulian terhadap sesama. Peresmian Masjid Al-Mas’ud ini juga diharapkan menjadi awal semakin semaraknya kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan di Kelurahan Windusengkahan, ” tutur Deni Hamdani, S.E.
Ia juga mengapresiasi kehadiran TNI melalui Babinsa yang senantiasa berada di tengah-tengah masyarakat.
“Kehadiran Babinsa dan unsur TNI di tengah masyarakat menunjukkan bahwa sinergitas dan gotong royong merupakan kekuatan bersama. Pemerintah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga harus terus berjalan bersama untuk menjaga kondusivitas serta membangun masyarakat yang rukun dan harmonis, ” tambahnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus peresmian Masjid Al-Mas’ud diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta semakin memperkuat persatuan, kerukunan, dan semangat gotong royong di Kelurahan Windusengkahan.
Kegiatan tersebut juga menjadi bukti nyata bahwa sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga terus terjalin dalam berbagai kegiatan yang bertujuan membangun kehidupan masyarakat yang aman, religius, dan harmonis.(Ehon PERS)

Ehon